All for Joomla All for Webmasters
Eduinfo

Sekolah Dasar Masa Kolonial Belanda di Siantar Lahirkan Tokoh Nasional

Jika kita mendengar sebuah artian HIS secara otomatis akan terngiang dikuping kita ejaan-ejaan belanda kuno, HIS atau yang biasa di jabarkan Hillandsche Indischee School adalah sebuah sekolah dasar yang berkembang pada zaman kolonialisme Belanda yang pada saat itu memakai system pemerintahan Belanda, sekolah ini sangat terkenal hingga keluar kota dengan kualitas yang terbaik pada masa itu, kegemilangan sekolah ini terdengar hingga seantero Sumatera dengan melahirkan tokoh-tokoh dan pemikir-pemikir yang handal. HIS merupakan sekolah dasar dibawah komando pemerintahan Belanda dan Sekolah ini tercatat dalam dokumentasi sejarah pendidikan Indonesia yang bahwasanya HIS merupakan sekolah tingkat dasar di Pemerintahan Belanda.

Kota Pematangsiantar yang dikabarkan kota pendidikan pada zaman kolonialisme mempunyai sekolah dasar belanda atau HIS yang terletak di jalan gereja tepatnya sekolah SMA YP HKBP Pematangsiantar, melihat dari sisi dokumentasi sejarah pematangsiantar sekolah dasar belanda ini ada dua sekolah di kota pematangsiantar, yang satu nya terletak di jalan gereja dan yang satu nya lagi tidak tahu keberadaannnya dimana.

Untuk menggali ini semua maka perlu nya kita para sejarahwan untuk membuka kembali catatan-catatan belanda pada zaman dahulu yang berisikan bahasa belanda yang saat ini seluruh catatan dokumentasi belanda disimpan di Pusat Ibukota Jakarta, agar para generasi bisa tahu tentang cerminan sejarah kota pematangsiantar dan disisi lain penting nya untuk digali tentang keberadaan HIS ini banyak melahirkan tokoh-tokoh yang mempunyai peran penting terhadap Indonesia tersebut terkhusus nya di masa kemerdekaan Indonesia.

Mayjen T.B Simatupang yang merupakan tokoh dari pematangsiantar sebagai delegasi Konferensi Meja Bundar dari TNI dengan jabatan Kepala Staf Angkatan Perang, beliau tersebut mempunyai latar belakang pendidikan di HIS pematangsiantar. Adam Malik Batubara juga tokoh dari Pematangsiantar, beliau adalah mantan Wakil Presiden ke-III masa Soeharto dan beliau juga mempunyai latar belakang pendidikan di HIS Pematangsiantar.

Untuk itu perlunya para generasi muda mengungkap cerminan sejarah di Indonesia ini yang terkhusus nya di Kota pematangsiantar ini agar kota ini tidak lupa akan jati diri nya yang dulu dan para generasi bangsa ini dapat meniru bagaimana semangat juang dulu dari kota pematangsiantar ini, bung karno pernah mengeluarkan sebuah pernyataan saat pidato ditahun 1966 dimana saat itu detik-detik lengsernya kekuasaan bung karno, pernyataan itu adala “ Biarkan Sejarah yang Meluruskan Semuanya”. Pernyataan itu tepat sekali untuk masa-masa generasi sekarang dimana kita para generasi harus tetap bersinergis untuk menggali kesejarahan yang ada di kota pematangsiantar ini.

Komentar Anda

Most Popular

To Top