All for Joomla All for Webmasters
Islami

Menara Masjid Agung Medan Akan Tertinggi di Asia dan Nomor 2 di Dunia

baguskali.com

baguskali.com

Renovasi total masjid yang berada di Jalan Diponegoro itu merupakan yang pertama setelah terakhir kali dilakukan renovasi pada tahun 1994 atau yang kedua sejak masjid tersebut berdiri sejak 45 tahun silam.

Wakil Ketua Umum Panitia Pembangunan Masjid Agung Medan, Musa Idishah kepada wartawan, Kamis (7/1/2015), mengatakan pembangunan Masjid Agung Medan perlu dilakukan, mengingat jumlah jamaahnya sangat banyak.

Pria yang biasa disapa Dodi ini menyebutkan, saat ini kapasitas Masjid Agung  sekitar 1.200 jamaah serta kapasitas tambahan di halaman 500 jamaah dengan kondisi luas tanah masjid 10 ribu meter persegi, luas bangunan 1.000 meter persegi. Sedangkan untuk kapasitas parkir sekitar 125 mobil dan 500 sepeda motor.  Selanjutnya, ada tambahan bangunan kantor kenaziran, kantin, TPA, TKA dan rumah penjaga.

Panitia Pembangunan Masjid Agung Medan rencananya berniat untuk memperbesar masjid sehingga bisa menampung jumlah jamaah yang lebih banyak lagi. [BACA JUGA: Masjid Agung Medan Akan Jadi Termegah di Asia, Panitia Butuh Rp 450 Miliar]

“Rencananya pembangunan masjid baru masih me
manfaatkan dan mempertahankan bangunan masjid lama serta dibangun disamping atau dibangun di atas masjid lama. Jadi masjid tetap berfungsi, dan bisa digunakan untuk aktifitas ibadah” sebutnya.

Untuk luas lahannya tetap sekitar 10 ribu meter persegi, luas bangunan mencapai 5 ribu meter persegi dan untuk kapasitas jamaah 5 ribu serta untuk tambahannya di halaman mencapai 2 ribu jamaah.

“Insya Allah, pembangunan dan perluasan bangunan masjid dengan rencana Menara tertinggi di Asia dan nomor 2 di Dunia,” ungkap Dodi.

Dia juga menyatakan, selain bangunan masjid, ada juga fungsi tambahan atau fasilitas lain yang dibangun. diantaranya gedung pertemuan, hall transisi, perpustakaan, dan galeri Masjid Agung.

Selanjutnya, ada juga menara city view, roof garden, kantor kenaziran, kantor pengelola TPA dan TKA, rumah penjaga, cefetaria, tempat wudhu dan toilet serta ramp difabel dan lift escalator.

Di masjid tersebut, paparnya akan ada ruang serba guna yang bisa menampung sekitar 1.200 orang, ruang transisi 500 orang, kapasitas parkir 400 mobil dan 1.000 sepeda motor.

Dodi menyebutkan, kapasitas masjid yang lebih besar, secara otomatis jumlah jamaah akan lebih banyak. Untuk itu, panitia pembangunan akan membangun 12 lantai lokasi parkir kendaraan di sisi belakang gedung.

Pembangunan akan dilakukan dua tahap. Tahap pertama akan dibangun 6 lantai dengan kapasitas sekitar 400 mobil dan seribu sepeda motor.

Fasilitas lengkap dan bangunan yang luas, panitia pembangunan Masjid Agung Medan membutuhkan biasa sekitar Rp450 miliar.

SALURKAN BANTUAN ANDA

Panitia sangat mengharapkan dukungan dari seluruh umat Islam agar bisa menyalurkan infaq-nya ke BNI Syariah Cabang Medan No. Rek 2222.555.117, atau di Bank Sumut Syariah cab Multatuli Medan No Rek : 611.030.100.16789. Bisa juga di BRI Medan Putri Hijau No. Rek (Rp) 005.031.003.898.308 (USD) 005.302.000.135.309 Swift Code BRINIDJA.

“Bantuan dari para umat akan diumumkan secara berkala melalui website kami setelah dilaksanakan peletakkan batu pertama pada 15 Januari 2016,” ucapnya. Dia juga menyampaikan, untuk menyalurkan infaq pembangunan masjid, tidak harus sekaligus melainkan bisa dicicil selama 25 bulan.

Misalnya saja, seorang karyawan mau memberikan infaq-nya sebesar Rp2,5 juta selama 25 bulan. Maka cukup mengirimkan Rp100 ribu sebulan, atau dibuat auto debit ke rekening yang sudah disediakan panitia. “Jadi kita berinfaq juga tidak sekaligus besar dan terasa, cukup sisihkan uang Rp100 ribu atau 3 ribu rupiah per hari untuk disalurkan ke pembangunan Masjid Agung Medan.

Infaq ini sangat berarti bagi pembangunan masjid dan tercatat sebagai amal bagi yang memberikan infaq,” ucapnya

Komentar Anda

Most Popular

To Top