All for Joomla All for Webmasters
Featured

Muhammad Fahmi Sanusi, Pelajar Asal Medan Juara Dunia Karate Terima Penghargaan

baguskali.com

Muhammad Fahmi Sanusi, karateka belia asal Medan yang telah mampu menunjukkan prestasi dunia ini terima Rp.100.000.000 dari Yayasan Haji anif saat Acara Penghargaan Peduli Prestasi oleh Yayasan Haji Anif di JW Marriot Medan, Jumat (5/2).

Sebelumnya Fahmi mendulang emas dari nomor kumite junior -76 kg usai menumbangkam wakil Spanyol, Maulina Arenkon di babak final dengan skor tipis 2-1 di Kejuaraan Dunia Karate WKF Junior, Kadet, dan U21 2015 yang lalu di Indonesia Covention Exhibition, Sabtu (14/11/2015).

Saat itu perjuangan Fahmi memang tak mudah. Dia mengaku sempat deg-degan saat skor 2-1 dan waktu pertandingan masih tersisa cukup lama. Beruntung, ketenangannya bisa membawanya ke tangga juara.

“Saya bangga bisa mempersembahkan medali emas saat itu untuk Indonesia. Pertandingan kemarin cukup sulit karena lawannya berat. Dia juara bertahan di Kejuaraan Dunia yang sebelumnnya,” ujar Fahmi.

Fahmi dikenal seorang remaja santun  yang  menamatkan SMP nya di Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah Medan dan saat ini masih duduk dikelas III SMA Negeri 4 Medan.

Empat atlet Sumut berprestasi dunia lainnya yang menerima penghargaan dari Yayasan Haji Anif adalah Lindswell, Juwita Niza Wazni, Charles Sutanto (wushu). Pada Kejuaraan Dunia 2015 di Indonesia, mereka berhasil meraih medali emas.

Acara turut dihadiri Plt Gubsu Ir HT Erry Nuradi, Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi, Bapak Karate Indonesia Wijoyo Suyono, Bapak Wushu Indonesia IGK Manila, Wali Kota Medan Terpilih Dzulmi Eldin, Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi, dan walikota termuda terpilih Tanjung Balai M. Syahrial Batubara.

Selain itu, ada Ketua PB Wushu Indonesia Master Supandi Kusuma, Ketua KONI Sumut Gus Irawan Pasaribu, para Ketua Pengprov Olahraga di antaranya H Rahmat Shah. Selaku pembina yayasan, H Anif mengatakan acara digelar sesuai visi yayasan yang peduli prestasi.

“Dengan rasa bangga, kami berterimakasih kepada para pembina wushu dan karate Supandi Kusuma dan H Rahmat Shah termasuk adik-adik atlet. Saya janji kalau nanti kembali mendapat prestasi yang sama, penghargaannya akan kami gandakan,” sebut H Anif.

 

Komentar Anda

Most Popular

To Top