All for Joomla All for Webmasters
Featured

Tanggapan Wartawan Gaza Asal Indonesia Atas Wartawan Indonesia ke Israel

baguskali.com

Salah satu wartawan kebanggaan Indonesia Abdillah Onim asal Indonesia yang kini menetap di Palestina mengungkapkan keprihatinannya atas wartawan-wartawan Indonesia yang datang ke Israel, apapun alasannya.

Berikut petikan tanggapan yang dihimpun baguskali.com dari Facebook bang Onim (Abdillah Onim).

“Wartawan di Palestina menyisihkan uang pribadi untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina, waktu bahkan nyawa taruhannya – ini namanya wartawan beretika”

“Ada wartawan menamakan wartawan Indonesia mencari nafkah menghidupi keluarga, haus image dan Justru cari makan di tanah Yahudi, ini namanya wartawan gagal paham – belum pernah liputan di Gaza”.

“Banyak NGO Indonesia dan generasi Indonesia yang mengharumkan nama baik Indonesia dg dukungan Perjuangan Rakyat Palestina artinya :Penjajahan di dunia harus dihapus kan”.

“Malah ada wartawan dengan bangganya mendukung penjajahan di dunia harus di tumbuh subur kembangkan”.

“Semoga saja wartawan tersebut dan medianya tidak di black list masuk Palestina. Biasanya sih otomatis di blacklist dan kategorikan penghianat dan mata-mata, resikonya berat bangat..allahu alam”.

“pembukaan konsul RI di tepi barat kok seakan jadi membuka peluang besar kerja sama dengan Israel..buktinya pertemuan rahasia pejabat ri dengan Israel, dengan mudahnya Israel masuk Indonesia dan makin kuat kinerja media-media Indonesia dengan pihak Israel serta rangkaian agenda lainnya. Buka konsul RI dukung rakyat palestina atau apa ya..? Prihatin”

Diberitakan sebelumnya enam wartawan yang diundang pemerintah Israel itu berasal dari Tempo, Kompas, Bisnis Indonesia, Metro TV, Jawa Pos dan Jakarta Post. Hari Senin (28/3) Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bertemu dengan wartawan-wartawan senior Indonesia yang datang ke Israel atas undangan dan inisiatif dari Kementerian Luar Negeri Israel.

Komentar Anda

Most Popular

To Top