All for Joomla All for Webmasters
Eduinfo

Cubit Siswa, Guru SMPN-1 Bantaeng Mendekam di Penjara

baguskali.com

Seorang Guru SMPN 1 Bantaeng, Nurmayani Salam harus mendekam di penjara Mapolres Bantaeng. Ini disebabkan karena mencubit siswanya.

Nurmayani dilaporkan ke polisi oleh orangtua siswa hanya karena perbuatannya tersebut

Akibatnya Guru Biologi tersebut mengalami stres  berat. Juga penyakit diabetes kering yang dialaminya kambuh.

“Ibu alami stres berat kasian, Apalagi menderita diabetes kering dan umurnya juga yang sudah memasuki usia lanjut, “Jelas keponankan Numayani, Ade.

Menurut Adi, pihak keluarga sudah mengajukan permohonan maaf dan damai atas kasus sepele yang terjadi di bulan Agustus 2015 lalu itu.

“Namun, tidak di respon oleh keluarga siswa,” jelas Ade.

Saat ini, Nurmayani masih mendekam di Polres Bantaeng. Sejumlah pihak menuntut agar kasus yang menimpa Guru Biologi tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

Bahkan sejumlah aktivis di Bantaeng mulai merencanakan aksi demo ke Polres Bantaeng dan ke Kejari setempat.

“Kita minta agar proses hukum lanjut tetapi guru ini tidak boleh ditahan karena menghambat proses belajar mengajar,” kata salah seorang aktivis setempat Muh Idil.

Ditahan

Guru Biologi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Bantaeng, Nurmayani Salam akhirnya ditahan, Kamis (12/5/2016).

Penahanan tersebut terkait pencubitan yang Maya lakukan terhadap salah seorang siswanya Agustus 2015 lalu.

Ade, kerabat guru Maya (14/5/2016) malam menjelaskan kronogis pencubitan.

” Saat itu, Ibu guru Maya hendak menunaikan shalat Duha di Mushallah. Dua orang siswa kejar-kejar dan baku siram sisa air pel, dan ibu guru Maya yang lewat kena siraman. Siswa dipanggil ke BK dan dicubit “, jelas Ade diujung telepon.

Lebih lanjut Ade menuturkan bahwa ketika si anak pulang sekolah, ia langsung melapor ke orangtuanya. Lalu orangtua siswa yang berprofesi sebagai polisi itu melanjutkan laporan ke pihak yang berwajib.

Komentar Anda

Most Popular

To Top