All for Joomla All for Webmasters
Featured

Aksi Teaterikal Pepe Banyak Tuai Banyak Kecaman Dari Pesepakbola Dunia

baguskali.com

Pepe tampil solid untuk membawa Real Madrid meraih La Undecima, namun ia terlihat begitu ringkih setiap kali mendapat sentuhan lembut di wajahnya.

Pepe adalah batu karang di lini belakang Real Madrid. Performanya yang solid sepanjang musim ini sukses mengantar timnya merengkuh trofi Liga Champions usai mengalahkan Atletico Madrid, Minggu (29/5) dini hari WIB.

Akan tetapi, setangguh apa pun Pepe, ia terlihat begitu ringkih setiap kali mendapat sentuhan di wajahnya. Partai puncak Liga Champions di San Siro itu kembali mempertontonkan aksi teatrikal Pepe: bergulung-gulung di lapangan sambil memegang wajahnya setelah “berduel” dengan lawan. Bukan hanya sekali, tetapi dua kali.

Yang pertama, terjadi di pertengahan babak kedua ketika Filipe Luis melanggar Pepe. Bek kiri Atletico itu ingin meminta maaf dengan menepuk pelan pipi Pepe, namun Pepe malah berteriak kesakitan seakan mendapat bogem mentah dari Mike Tyson.

Akting Pepe berulang di pengujung babak perpanjangan waktu ketika tangan Yannick Carrasco menyentuh wajah bek sentral Portugal itu. Yang menarik, wasit Mark Clattenburg kemudian tertangkap kamera menjulurkan lidahnya, tanda sikap jijik terhadap aksi simulasi Pepe.

Tak ayal, aksi Pepe ini mendapat kecaman di media sosial oleh beberapa pihak. “Cristiano Ronaldo muncul saat adu penalti dan mengunci gelar. Selamat untuk Real, perlawanan yang bagus dari Atletico. Tapi Pepe adalah badut. Pepe harus dihukum! Tindakan seperti ini harus segera berakhir,” tulis eks bek kiri Liverpool John Arne Riise via Twitter.

Mantan striker Arsenal Ian Wright turut berkicau, “Pepe benar-benar memalukan. Salut untuk Clattenburg!” Sedangkan eks kiper Chelsea Carlo Cudicini menyindir, “Pepe punya masa depan di Hollywood.”

Namun, komentar tersadis jatuh kepada Gary Lineker dengan menyebut bahwa Pepe adalah sepotong pe*** besar.

Pepe memang menjadi pihak yang tersenyum paling akhir karena timnya menang dan merengkuh titel Eropa. Namun, tidak sepatutnya ia melakukan aksi memalukan seperti itu.

 

Komentar Anda

Most Popular

To Top