All for Joomla All for Webmasters
Featured

Arsitektur Masjid Raya Medan Dikagumi Wisatawan Asing

baguskali.com

Masjid Raya Al-Mashun atau biasa dikenal Masjid Raya Medan merupakan salah satu peninggalan seorang Sultan Deli di Sumatera Utara yang bernama Sultan Ma’moen Al Rasyid Perkasa Alam (1873-1924) yang sangat monumental dan memilki nilai sejarah yang sangat tinggi.

Luas bangunan masjid yang sudah menginjak 1 abad ini sekitar 5.000 m2 dan dibangun di atas lahan seluas 18.000 m2. Bangunan yang dibangun pada tahun 1906-1909 ini termasuk ke dalam salah satu bangunan tertua yang ada di Kota Medan.

Bangunan Masjid Raya Medan masih asli alias belum ada renovasi. Menurut salah seorang pengelola masjid, pemerintah daerah Sumatera Utara pernah merencanakan renovasi bagian-bagian masjid yang telah rusak dimakan usia dan perluasan agar dapat menampung jama’ah lebih banyak. Namun, karena ditentang dari berbagai pihak yang khawatir nilai-nilai seni dari gaya arsitektur asli bangunan ini hilang, akhirnya pemerintah daerah hanya menambah sarana penunjang masjid, seperti penambahan tempat wudhu wanita (1980) tanpa mengotak-atik bangunan utamanya.

Dengan sejarah yang begitu kental, Mesjid Raya tidak pernah ada habisnya untuk di kunjungi wisatawan. Masjid ini menjadi daftar kunjungan yang wajib bagi wisatawan luar jika berkunjung ke Medan.

Seperti salahsatu wisatawan asal Korea dirinya bersama keluarga mengunjungi Mesjid Raya Medan untuk kali pertama. Satu keluarga wisatawan asing dari Korea ini khusus mampir ke Medan untuk mengunjungi Mesjid Raya saat bulan Ramadhan.

Penerjemah yang bersamanya mengatakan, wisatawan ini hampir satu harian berkeliling dan mengamati arsitektur bangunan di Mesjid bersejarah tersebut.

Di bulan Ramadhan seperti sekarang ini, kunjungan wisatawan terbilang juga meningkat sampai menjelang waktu berbuka puasa tiba.

Komentar Anda

Most Popular

To Top