All for Joomla All for Webmasters
Featured

DPK KNPI Medan Tembung Peringati Nuzul Qur’an

baguskali.com

Dewan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPK KNPI) Medan Tembung sambut kedatangan Ketua DPD KNPI Medan, El Adrian Shah, S.E., dan rombongan dalam Safari Ramadhan dan acara Peringatan Nuzul Qur’an DPK KNPI Medan Tembung di Masjid Taqwa Muhammadiyah jalan Pukat 1/Mandailing Medan, Minggu (26/6/16).

Kadatangan rombongan Tim Safari Ramadhan DPD KNPI kota Medan ini disambut Ketua DPK KNPI Medan Tembung Tatang Atmaja, Sekretaris DPK KNPI Medan Tembung Chairul Azmi Al-Bantani, Ketua panitia pelaksana kegiatan Fauzan Lubis, S.E.,dan pengurus lainnya.

Ketua DPD KNPI Medan, El Adrian Shah, S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas kegiatan Safari Ramadhan yang sekaligus memperingati malam Nuzul Qur’an di Medan Tembung ini.

“Kegiatan ini akan terus dilakukan sebagai wadah untuk memupuk rasa kebersamaan dan meningkatkan tali silaturahmi dengan masyarakat khususnya di kalangan pemuda,” ujarnya.

“Dalam acara Nuzul Qur’an ini saya mengajak teman-teman untuk bersama-sama merapatkan shaf/barisan agar kita jangan mau terpecah belah oleh siapapun dan Nuzul Qur’an di bulan Ramadhan ini merupakan momentum kita untuk tetap bersatu dan rapatkan barisan”.

Menurut Ketua El, sebagai wadah berhimpunnnya pemuda, KNPI harus menjadi contoh ditengah masyarakat. Di bulan Ramadhan ini kesempatan bagi kita untuk banyak berbuat kebaikan dengan melakukan syiar Islam. Selain itu El mengajak pemuda untuk memperbanyak infaq dan sedekah di bulan puasa ini.

Acara ini dihadiri muspika, pimpinan OKP se-Kecamatan Medan Tembung, puluhan warga dan jamaah Masjid Taqwa lainnya.

Ketua DPK KNPI Medan Tembung Tatang Atmaja mengatakan, “Terima kasih kepada pengurus DPD KNPI kota Medan yang telah mendukung terwujudnya kesuksesan acara ini dan PK KNPI Medan Tembung yang telah bekerja keras dan bekerja ikhlas sehingga acara ini terlaksana dengan baik dan lancar,” tutur

Al Ustad M.Yasir Tanjung, S.Pd.I., dalam tauziahnya mengatakan “Alhamdulillah, kita sudah menyelesaikan 21 hari puasa, dan saat ini kita telah lalui malam 21 Ramadhan. Malam itu disebut malam Nuzulul Qur’an, suatu tradisi yang baik untuk merayakan malam turunnya Al-Qur’an”.

“Kalau kita rindu surga, itu hal yang wajar namun kita berharap surga yang rindu pada kita. Orang yang dirindukan surga diantaranya orang yang gemar membaca Al Quran, dan orang yang bisa menjaga lisannya di bulan ramadhan,” ungkapnya.

“Al-Qur’an tidak diturunkan Allah SWT sekaligus, tetapi bertahap sejak 13 tahun sebelum Rasulullah hijrah. Masa atau lama turunnya Qur’an itu berlangsung selama 22 tahun 2 bulan dan 22 hari”. Jelas Ustadz.

“Al-Qur’an merupakan suatu solusi, jawaban atau pun penyelesaian. Oleh karenanya Qur’an disebut sebagai hudallinnasi wabayyinati minal huda wal furqon. Yaitu petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil).Kita perlu mencermati tiap kata, kalimat bahkan mengkaji makna yang terkandung didalamnya”. Akhiri Ustadz

Komentar Anda

Most Popular

To Top