All for Joomla All for Webmasters
Featured

Awas! Main Layang-layang di Kota Ini Kena Denda Rp 5 Juta

baguskali- Permainan layang-layang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Namun, Satpol PP Kota Pontianak dengan tegas telah memusnahkan 1.500 layang-layang yang telah dirazia di beberapa kecamatan di Kota tersebut. Kenapa ya?

“Ini adalah bukti keseriusan kita dalam menertibkan permainan layang-layang yang sudah banyak menelan korban dengan merazia mereka yang bermain layangan dan menjatuhkan sanksi tindak pidana ringan (tipiring) ,” ujar  Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Selasa (26/07/2016).

Diakuinya, permainan layangan ini tidak masalah bila saja tidak mengganggu ketertiban umum dan membahayakan masyarakat. Namun yang membahayakan bila layang-layang itu putus, benangnya bisa ada di mana saja, misalnya di jalan lalu lintas orang lewat dan bisa membahayakan pengguna jalan.

“Misalnya kalau layangannya putus, benangnya melintang di jalan, apalagi kalau benang gelasan atau tali kawat, sudah banyak korban,” katanya.

Kasatpol PP Kota Pontianak, Syarifah Adriana menyebut, pihaknya melakukan razia terhadap pemain layang-layang di wilayah Kota Pontianak. Layang-layang, benang dan alat penggulung benang turut disita untuk dimusnahkan. Tahun lalu, sedikitnya tujuh pemain layang-layan terjerat tipiring.

“Namun tahun ini hingga bulan Juli masih belum ada yang kita tipiring, hanya saja untuk tahap awal ini kita musnahkan layang-layang yang telah kita sita,” terangnya.

Pihaknya menyapu bersih berbagai jenis layangan. Bagi masyarakat atau pemain layangan yang menolak ditertibkan dan berkeras supaya layangannya tidak disita untuk dimusnahkan, maka akan dijatuhkan sanksi tipiring. “Denda yang dikenakan bervariasi, mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 5 juta,” ucapnya.

Namun apabila ada pemain layangan dari kalangan usia anak-anak, yang tidak bisa dikenakan sanksi hukum, maka pihak orang tua si anak akan diminta membuat pernyataan tidak akan mengulangi lagi bermain layang-layang. (aul/net)

Komentar Anda

Most Popular

To Top