All for Joomla All for Webmasters
Featured

Menkominfo Bakal Tutup Akun Penyebar Provokasi di Tanjung Balai

baguskali- Menkominfo, Rudiantara bakal menutup akun penyebar provokasi via media sosial, yang mengakibatkan terjadinya kerusuhan di Tanjung Balai, Sumut. Hal ini sesuai dengan permintaan dari Kapolri, Jenderal Tito Karnavian.

“Tadi saya juga sudah bicara sama Kapolri koordinasi, kemarin saya juga koordinasi terus kok. Artinya memang di dunia maya tidak boleh ada ujaran kebencian dan itu bertentangan dengan UU ITE Pasal 28 ayat 2 dan hukuman pidananya ada sampai dengan enam tahun dan hukuman denda sampai Rp 1 M. Itu bisa diremove lah dari sistem, karena jelas bertentangan dengan UU,” kata Rudiantara di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (1/8/2016).

Rudiantara menyebut, pihaknya akan segera memblokir akun-akun penyebar provokasi tersebut. Pemblokiran akan berlangsung cepat.

“Untuk penyelidikan dan penyidikannya itu kan urusan pidananya itu tentunya dari pihak Polri sedangkan saya membantu dari segi sistem kita bantu pasti. Kalau Kapolri bilang yang ini langsung minta diblok, saya lakukan,” jelasnya.

Menkominfo pun akan membuka akses sebesar-besarnya kepada pihak kepolisian untuk memburu pemilik akun penyebar ujaran kebencian penyebab kerusuhan berbau SARA itu. (aul/net)

Komentar Anda

Most Popular

To Top