All for Joomla All for Webmasters
Sumatera Utara

Bank Indonesia Temukan 1.936 Lembar Uang Palsu di Sumut

baguskali.com

Medan, Pada semester pertama tahun 2017, Bank Indonesia (BI) menemukan uang palsu sebanyak 1.936 lembar. Jumlah akan meningkat hingga penutup tahun ini, terutama menjelang Lebaran.

“Tahun 2015 temuan uang palsu sebanyak 3.737 lembar. Tahun 2016 sebanyak 3.902 lembar. Sementara di tahun ini, sampai saat ini sudah ada 1.936 lembar,” jelas Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, Arief Budi Santoso di Medan, Jumat, (9/6).

Peredaran uang palsu di Sumatera Utara, didominasi pecahan uang Rp50 ribu dan Rp100 ribu.‎ Namun, Arief mengatakan, pihaknya belum menemukan uang palsu jenis baru yang dikeluarkan oleh BI sendiri.

“Tapi kita belum pernah menemukan adanya uang palsu dari uang baru emisi 2016 terbaru yang kita keluarkan. Uang emisi terbaru itu memang cukup banyak pengamannya sehingga akan sangat sulit dipalsukan,” tutur Arief.

Ia mengaku, masih cukup tingginya jumlah temuan uang palsu dikarenakan masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui cara mengidentifikasi uang rupiah asli. Oleh karena itu, mereka terus melakukan upaya edukasi kepada masyarakat.

“Selain edukasi kita juga melakukan berbagai upaya lain, salah satunya dengan melakukan kordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengantisipasi peredaran uang palsu. Peredaran yang palsu ini bukan sekedar pengedarnya, tapi juga distributornya hingga pembuatnya. Ini yang akan kita kejar bersama pihak kepolisian. Selain itu, kita juga tergabung dalam Badan Kordinasi Pemberantasan Uang Palsu (Botasupal),” ujar Arief.

Arief meminta masyarakat untuk teliti melakukan transaksi. Terutama menjelang hari besar keagamaan seperti Hari Raya Idul Fitri. Transaksi menggunakan uang sangat tinggi sehingga rawan terjadi peredaran uang palsu.

“Edukasi untuk meningkatkan literasi masyarakat akan uang palsu akan terus kita giatkan. Kita juga menghimbau masyarakat untuk mulai menggunakan uang elektronik (e-money) dalam bertransaksi guna semakin menekan pereadaran uang palsu,” tandasnya.

Sumber : arah.com

Komentar Anda

Most Popular

To Top