All for Joomla All for Webmasters
Nasional

Semakin Terjangkau, Tenaga Surya Alternatif Listrik Masa Depan

baguskali.com

Jakarta, Harga panel surya makin murah seiring dengan perkembangan teknologi. Asosiasi Produsen Modul Surya Indonesia (Apamsi) menyebutkan, sekitar 5-6 tahun lalu biaya pemasangan panel surya di atap rumah masih US$ 3/Watt peak, alias US$ 3.000/kilowatt peak (kWp). Bila dikonversi ke rupiah, berarti sekitar Rp 40 juta/kWp.

Sekarang harga panel surya di Indonesia sudah berada di kisaran US$ 1/Watt peak (Wp) atau US$ 1.000/kilowatt peak (kWp), hanya Rp 13,2 juta/kWp. Ditambah biaya instalasi di atap rumah, biayanya sekitar Rp 15-17 juta/kWp. Untuk kebutuhan listrik rumah tangga, kira-kira perlu 1-2 kWp.

“Sekitar 2010-2011, biaya pasang panel surya di atap US$ 3/Wp, sekarang sudah bisa di bawah US$ 1/Wp, tajam sekali penurunannya,” kata Ketua Umum Apamsi, Nick Nurrachman, kepada detik.com, Senin (18/9/2017).

Nick menambahkan, sekarang harga modul surya sudah mendekati titik ekuilibrium. Harga akan bertahan di kisaran US$ 1/Wp, Nick memprediksi tidak akan terjadi penurunan setajam beberapa tahun belakangan.

Baca juga: Pasang Panel Surya, Anda Bisa Ekspor Listrik Ke PLN

“Menurut kami harga panel surya sudah mendekati titik keseimbangan. Dari US$ 3/Wp jadi sekarang US$ 1/Wp, sudah mulai stabil,” ucapnya.

Meski demikian, harga panel surya bisa semakin turun lagi jika perkembangan teknologi begitu pesat. “Saya belum melihat ada tren penurunan ekstrem lagi kecuali kalau ada teknologi baru,” kata Nick.

Masyarakat yang berminat memasang panel surya di atap bisa mencari kontak produsen-produsen modul surya di www.apamsi.org. “Di website tersebut ada kontak 9 produsen modul surya, silakan hubungi,” ucap Nick.

Untuk sementara, produsen-produsen modul surya anggota Apamsi baru melayani pemasangan di wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek). “Tapi kalau ada anggota Apamsi yang sanggup di luar Jabodetabek, silakan,” pungkasnya.

Sumber: detik.com

Komentar Anda

Most Popular

To Top